Jumat, 18 Januari 2019

IKHLAS: Sinergi Pikiran dan Hati




 

IKHLAS. Betapa sering kita mendengar kata tersebut tiap harinya, terutama di tempat-tempat peribadatan. Ikhlas menjadi sesuatu yang senantiasa digaungkan oleh para pemuka agama apa pun. Namun, seberapa banyak orang yang benar-benar dapat menghayati makna ikhlas hingga ke lubuk hati atau bahkan berhasil menjalaninya?

IKHLAS adalah bagian terpenting dari pencapaian hidup manusia. Ikhlas merupakan perilaku hidup tertinggi yang dipedomankan Tuhan kepada manusia. Di dalamnya terkandung makna kesabaran, kepasrahan, dan penerimaan yang memungkinkan manusia semakin dekat dengan Tuhan.

Ikhlas juga merupakan kondisi perasaan dalam hati, bukan sekadar aktivitas pikiran. Oleh karena itu, belajar ikhlas juga berarti belajar dengan hati, yang berarti mengikuti kata hati. Kedengarannya memang mudah, tapi barangkali masih banyak di antara kita yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya.

Pendiri Katahati Institute Jakarta, Erbe Sentanu kepada "PR" menyatakan, metode keikhlasan dicapai melalui pikiran (otak) 12 persen dan hati (jantung) 88 persen.

"Oleh karena itu, keikhlasan seseorang bisa diukur dengan melihat kondisi kesehatan jantung dan otaknya. Orang yang sudah benar-benar menerapkan keikhlasan dalam hidupnya, kondisi otak dan jantungnya akan jauh lebih baik daripada orang yang tidak atau belum ikhlas," tutur pria yang akrab disapa Nunu.

Ia juga menilai, kesulitan seseorang untuk mempelajari dan menerapkan ikhlas karena manusia senantiasa berpikir secara shopisticated (canggih) dan complicated (kompleks), sehingga keikhlasan menjadi sulit dicerna. Padahal, lanjut Nunu, untuk meraih keikhlasan itu sederhana saja.

"Sebagai sebuah aktivitas hati, untuk mencapai ikhlas kita harus mengistirahatkan pikiran kita. Dengan kata lain, memindahkan kesadaran kita dari otak ke dalam hati," tukas Nunu.

Oleh karena itu, pihaknya senantiasa memberikan pengajaran dan penerapan langsung untuk ikhlas melalui teknologi ikhlas. Teknologi ikhlas ini berisi program aplikasi praktis ilmu pengetahuan modern untuk melatih, mengukur, membuktikan, dan memproduksi tingkat keikhlasan hati seseorang guna memudahkan manusia mencapai tujuan hidup.

Teknologi ikhlas atau yang disebut ultimate self development technology ini merupakan hasil penggabungan kekuatan budaya Timur dan Barat, serta ilmu pengetahuan terkini seperti neuro science, brain science, dan tuntunan bijak falsafah hidup dan tauhid keagamaan untuk meraih kesuksesan hidup secara menyeluruh.

Teknologi ikhlas ini sifatnya otomatis. Kita tidak perlu memercayainya untuk memperoleh manfaatnya. Seperti kita tidak perlu percaya kepada handphone yang dapat mengirim sebuah pesan pendek (SMS), tapi cukup dengan melakukan prosedur pengiriman dengan benar. Itu saja.

Ketika kita tahu prosedur ikhlas dan mampu hidup ikhlas dengan mental fisiologis prosedur yang benar, keinginan-keinginan menjadi jauh lebih mudah untuk diraih. Oleh karena itu, yang perlu kita ketahui adalah bagaimana cara untuk menyempurnakan metode atau prosedur keikhlasan dalam hati dan pikiran.

FOCUS PIKIRAN
Untuk mencapai tahap ikhlas, tahap pertama yang harus dijalani adalah melatih pikiran kita untuk fokus (mind focus), guna meningkatkan kekuatan pikiran, kecerdasan emosi, dan kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan dengan mudah dan menyenangkan.

Untuk melatihnya, dilakukan pengelolaan gelombang energi otak atau yang disebut brainwave management. "Pada tahap ini kami memanfaatkan audio digital player yang sudah diriset selama lebih dari 40 tahun di berbagai lembaga riset dan universitas-universitas di dunia, terutama di negeri Barat," ucap Nunu.

Gelombang energi otak ada empat. Pertama, gelombang beta, 14 -100 Hz, di mana pikiran kita sadar dan senantiasa memakai logika. Di gelombang ini biasanya stres, rasa kesal, cemas, dan keinginan untuk senantiasa kerja keras berkumpul," kata Nunu.

Kedua, gelombang alpha, 8 -13,9 Hz. Gelombang ini disebut juga alam bawah sadar, tempat terjadinya relaksasi dan imajinasi. Ketiga, gelombang theta, 4 -7,9 Hz. Pada gelombang ini intuisi manusia berada. Keempat, gelombang delta, 0,1 -3,9 Hz. Pada gelombang ini, seluruh pikiran kita beristirahat, biasanya dicapai pada saat kita tidur.

Pengelolaan gelombang energi otak tersebut melatih pikiran kita agar lebih mudah mencapai alam bawah sadar atau berada pada gelombang alpha dan theta. Karena pada kedua gelombang tersebut, manusia bisa menjadi lebih rileks, tenang, dan tingkat kreativitasnya sangat tinggi.

Mark Fisher, seorang milioner yang mencapai kesuksesan dengan cara yang cepat (instant millioner) berkata, "Jika Anda membuat pikiran bawah sadar Anda bekerja, maka Anda pasti akan sukses. Dan Anda tidak akan mungkin bisa menghindari kesuksesan tersebut."

Pengelolaan gelombang otak tersebut akan membantu kita untuk menemukan tombol ikhlas pada otak kita. Menurut Nunu, tombol ikhlas otak manusia terletak tepat di bagian tengah otak kita.

Untuk mengaktifkan tombol tersebut, kita tekan bagian tengah kening kita sambil membayangkan sebuah garis imajiner yang menembus langsung ke bagian belakang kepala kita. Lalu ambil titik lain di bagian tengah samping kiri kepala kita, dan bayangkan lagi sebuah garis imajiner dari kiri kepala kita yang menembus hingga ke bagian kanan kepala kita. Titik pertemuan kedua garis imajiner itulah yang mejadi tombol ikhlas atau god spot dalam otak kita.

"Sambil membayangkan garis-garis imanjiner tersebut, kita berusaha untuk menenangkan pikiran kita, lupakan segala permasalahan, dan mencoba bicara dengan Tuhan," tambah Nunu.

Ia mengutip pernyataan Dr. Ebrahim Kazim, pendiri Islamic Academy di Trinidad, para ilmuwan menemukan god spot atau pusat spiritualis di temporal lobe, sebuah titik pada bagian tengah otak, yang apabila diaktifkan dapat menjadi antena untuk komunikasi dengan Tuhan.

FOCUS HATI
Tahap berikutnya adalah pemfokusan hati (heart focus). Untuk mencapai fokus hati, dibutuhkan pengelolaan gelombang energi hati (heartwave management) yang bertujuan meraih keikhlasan melalui jantung dan perasaan serta menemukan tombol ikhlas di hati.

Metode ini digunakan untuk membongkar akar terdalam dari nafsu yang tak terpuaskan, keinginan untuk menang sendiri, keresahan, ketakutan, dan kepalsuan hati seseorang. Dengan begitu akan menciptakan proses pencapaian kesuksesan hidup lahir batin menjadi begitu sederhana, mudah, sekaligus menenteramkan.

Untuk mencapai ikhlas, sekaligus kembali kepada fitrah manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling mulia, menurut Nunu, tekniknya sederhana saja. Yang diperlukan hanyalah menghapus berbagai sifat ketidaksempurnaan manusia yang sempat terprogram di dalam hati atau bawah sadar.

Sifat ketidaksempurnaan ini terdiri dari berbagai nafsu yang menimbulkan perasaan serba tidak cukup, kekurangan, atau sebaliknya, merasa lebih dari yang lain, sekaligus perasaan takut gagal. Dengan membersihkan sifat-sifat ketidaksempurnaan itu, secara otomatis kita akan kembali merasa dan mulai menikmati fitrah hidup yang penuh dengan kesempurnaan.


Cara Membuat Hati Ikhlas dan Tenang

Cara Membuat Hati Ikhlas dan Tenang

Hati yang ikhlas adalah hati yang jernih. Keikhlasan hati seseorang adalah cerminan dari apa yang ia pikirkan dan ia rasakan. Tanpa ada pikiran yang jernih, pengetahuan yang baik, dan persepsi yang proporsional objektif tentu keikhlasan akan sulit untuk di capai. Hati yang ikhlas tentu menjadi dambaan setiap orang, walaupun sulit untuk mencapainya.

Ikhlas membuat seseorang lebih tenang, lega, dan bersahaja. Keikhlasan tentu bukan sekedar menerima mentah-mentah tanpa ada pertimbangan atau perasaan yang bergejolak. Ikhlas memang hasil akhir, namun proses untuk menjadi ikhlas tentu tidak tiba-tiba dan langsung berhasil.

Tanpa keikhlasan pula, manusia akan sulit untuk menjalankan misinya sebagaimana Tujuan Penciptaan Manusia Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia Konsep Manusia dalam Islam,dan Hakikat Manusia Menurut Islam sesuai dengan fungsi agama  yang telah ditetapkan oleh Allah. Keikhlasan juga akan mempengaruhi bagaimana manusia dalam meraih Sukses Menurut IslamSukses Dunia Akhirat Menurut Islam, dengan Cara Sukses Menurut Islam. Dunia Menurut Islam memang bukan segala-galanya, untuk itu, butuh keikhlasan dalam mengelolanya.

Berikut adalah penjelasan mengenai cara membuat hati ikhlas.

Perintah Ikhlas dalam Al Quran

Di dalam Al Quran terdapat perintah agar manusia dapat ikhlas melaksanakan ibadah atau melaksanakan apapun dalam kehidupannya. Di dalam Al-Quran kata ikhlas sering kali di identikkan dengan perintah meluruskan niat atau ibadah hanya kepada Allah semata. Berikut adalah ayat-ayat mengenai perintah untuk ikhlas, di dalam Al Quran.

(QS Saba : 46)

“Katakanlah: “Sesungguhnya aku hendak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua- dua atau sendiri-sendiri; kemudian kamu fikirkan (tentang Muhammad) tidak ada penyakit gila sedikitpun pada kawanmu itu. Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras”

(QS Al Hajj : 31)

“dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.”

(QS Yunus : 105)

“dan (aku telah diperintah): “Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik”

(QS At Taubah : 91)

“Tiada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah, orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,”

(QS Al Maidah : 85)

“Maka Allah memberi mereka pahala terhadap perkataan yang mereka ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya. Dan itulah balasan (bagi) orang-orang yang berbuat kebaikan (yang ikhlas keimanannya).”

Dari ayat-ayat di atas dapat dilihat bahwa istilah ikhlas dalam Al-Quran merujuk kepada kelurusan hati dan niat hanya kepada Allah SWT. Maksud dari kelurusan hati dan niat hanya kepada Allah dalah manusia benar-benar tunduk dan taat menjalankan kehidupannya mengikuti hukum Allah, aturan Allah, berbaga peringatan dari Allah, dan segala ketentuan lainnya yang telah dibuat oleh Allah untuk hamba-hamba-Nya.

Ikhlas dalam hal ini juga bukan hanya sekedar pasrah atau menerima apa adanya, melainkan kerelaan untuk berjuang dan menyerahkan hidup kita kepada Allah. Begitupun dalam QS Al Ikhlas, isi dari surat tersebut menunjukkan kepada manusia bahwa Allah adalah Esa dan kehidupan manusia hanya bergantung kepadanya.

“Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (QS Al Ikhlas : 1-4)

Cara-Cara Untuk Membiasakan Keikhlasan

Agar hati senantiasa dalam keadaan ikhlas baik dalam menjalankan ibadah, menghadapi ujian hidup, ataupun mendapatkan berbagai kesenangan yang juga ujian bagi manusia, tentu bukan proses sesaat untuk mendapatkan keikhlasan. Hal ini tentu sangat bergantung dari cara pandang manusia, bagaimana mendudukkan kekuasaan Allah, dan juga menempatkan secara proporsional segala bentuk masalah.

Berikut adalah Cara Membuat Hati Ikhlas :

Mengenal dan Memahami Siapa Allah

Mengenal dan memahami siapa Allah adalah langkah awal untuk dapat mengamalkan sikap ikhlas. Mengenal dan memhami Allah tentu sebagaimana Allah sampaikan kepada manusia, karena bagaimanapun kesempurnaah Allah tidak akan dapat dipahami secara sempurna oleh keterbatasan manusia. Manusia hanya mampu memahami sebatas apa yang dapat ditangkapnya dan diinfromasikan oleh Allah melalui ayat-ayatnya, baik melalui wahyu ataupun hukum yang ada di alam.

Mengenal dan Meamhami Allah berarti mengenal sifatnya, kedudukannya, hukum-hukum, dan aturan kehidupan yang telah ditetapkan Allah kepada manusia. Dengan mengenal dan memahami siapa Allah maka manusia akan paham dan merasakan betul bahwa hidupnya sangat bergantung kepada Allah. Keikhlasan pun akan muncul. Bahkan bersyukur tiada henti.

Misalnya saja, ketika manusia mendapatkan sakit. Orang yang tidak ikhlas karena tidak mengenal Allah akan merasa emosi atau marah, bahkan mengeluh. Padahal, sakit yangdideritanya hanya 3-4 hari saja. Namun, ia yang mengenal Allah akan bersyukur dan memohon ampun atas kelalaian, karena ia tahu bahwa kenikmatan sehat yang diterimanya lebih banyak dibandingkan sakit. Hal ini karena ia tahu bahwa Aallaah adalah Maha Pemurah dan Penyayang.

Memahamai Aturan-Aturan Allah

Sebagaimana memahami sifat-sifat dan siapa Allah, maka manusia perlu juga memahami aturan-aturan Allah yang dijalankan selama keseharian. Ketika tidak memahami aturan Allah, maka manusia akan merasaa malas atau tidak lurus niatnya daalam menjalankan aturran Allah. Misalnya saja ketika menjalankan aturan mengenai jilbab. Jika wanita tidak memahami apa alasan di balik perintah jilbab tentu ia tidak akan ikhlas untuk menjalanakannya.

Selain itu, memahami aturan Allah pun juga dapat dilakukan dengan memahami rukun islam rukun iman , Fungsi Iman Kepada Kitab AllahFungsi Iman Kepada Allah SWT, dan Fungsi Al-quran Bagi Umat Manusia.

Untuk itu dibutuhkann juga memahami aturan Allah berikut alasan yang menyertainya, agar benar-benar ikhlas dalam  menjalankaan aturan tersebut.

Mendudukkan Segala Masalah Secara Adil dan Seimbang

Selain dari dua hal di atas maka manusia hendaknya juga dapat mendudukkan dan memahami segala masalah dengan adil dan seimbang. Hal ini dilakukan dengan senantiasa objektif, seimbang, melihat dari berbagai sudut dan persepsi dalam setiap masalah. Melihat dari sudut yang sama hanya akan membuat manusia selalu mengeluh atau tertutup jalan hidupnya.

Dengan melihat segala masalah secara adil dan seimbang, maka manusia akan mudah untuk mengambil hikmah dan kebaikan dari apa yang dialaminya. Maka tidak akan ada keluhan yang ada adalah keikhlasan. Dengan adanya keikhlasan maka manusia akan mudah untuk menjalani segala sesuatu dan dengan mudah mendapatkan jalan keluar dari kesulitan yang ada


Minggu, 13 Januari 2019

PESAN Dari Ust. Arifin Ilham

*PESAN INDAH* dari *Ust. Arifin Ilham*:
Assalamu'alaikum Wr. Wb.. Cerdasnya orang yg beriman adalah, dia yg mampu mengolah hidupnya yg sesaat & yg sekejap untuk hidup yg panjang.. Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.
Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT. Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal
cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.
Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:
.
.
● *Pertama*
Tahajjud karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.
.
● *Kedua,*
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
.
● *Ketiga,*
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yg memanggil orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.
.
● *Keempat,*
Jaga Shalat Dhuha karena kunci rezeki terletak pada shalat dhuha
.
● *Kelima,*
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yg suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yg bersedekah setiap hari.
.
● *Keenam*
Jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yg berwudhu.
Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, “Orang yg selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosa dan sayangi dia Ya Allah”.
.
● *Ketujuh,*
Amalkan istighfar setiap saat.
Dengan istighfar masalah yg terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.
*Tiga doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud*
*1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah
_Allahumma inni as'aluka husnal khotimah_
Artinya : " Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah "
*2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat
_Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut_
Artinya: " Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat "
*3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya
_Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika_
Artinya: " Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU "
Kemudian saya sampaikan,
jika kau sebarkan perkataan ini, & kau berniat baik maka kami doakan menjadikan kemudahan urusan urusanmu di dunia & akhirat.
Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun itu, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke syurga
Kirim ini semampumu dan seikhlasmu kepada sesama Muslim, sampaikanlah walau hanya pada 1 org..
*SYETAN TERUS BISIKIN >=)*
*"UDAAAAHLAAH,, GAK USAH DI SEBARIN*, gak penting kok, BUANG2 WAKTU aja, gak akan dibaca kok...
*SEKECIL* apapun amal ibadah, Allah SWT menghargainya PULUHAN kali lipat...
Smga kita semua termasuk dlm golongan org² yang bertaqwa,, aamiin... tolong baca sebentar aja Kita dzikir sebentar ingat ﺍَﻟﻠّﻪُ ...
*"Subhanallah, Walhamdulillah WalailaHa ilallah Allahu-Akbar wa la haula wala quwata illa billahil aliyil adzim”*
Sebarkanlah... Insha Allah kita akan membuat beribu-ribu manusia berdzikir.🙏🙏